Hobi Nulis Pengaruhi Keputusan Saya Alih Profesi

November tahun 2016 genap satu tahun saya beralih profesi dari seorang guru menjadi seorang content writer. Dulu saya adalah seorang guru Bahasa Inggris di sebuah SMA di daerah Tangerang Selatan. Tentu banyak suka dan duka menjadi seorang guru selama kurang lebih delapan tahun lamanya.

Selama menjadi guru, saya memiliki hobi menulis dan menyalurkan tulisan saya melalui blog. Saya pun banyak bergabung dengan berbagai komunitas blogger untuk belajar dan menimba ilmu menulis. Continue reading “Hobi Nulis Pengaruhi Keputusan Saya Alih Profesi”

10 Langkah Cara Praktis Membuat Konten Viral

Indikator konten viral itu apa sih sebetulnya? Nah, berangkat dari pertanyaan itu akhirnya saya mendaftar pada salah satu workshop yang diselenggarakan oleh Zetta Media di Margonda Depok. Saya tertarik untuk mengikuti workhsop making viral content ini karena sebelumnya sudah pernah membaca postingan membuat viral content mas Jarwadi tentang workshop yang sama namun dengan narsum yang berbeda.

Kali ini Zetta Media menurunkan Managing Editor Trivia, mbak Resty Amalia dan juga mas Brilliant Yotenega yang juga merupakan CEO Zetta Media. Sempat agak kesulitan juga ya mencari lokasi acara, ternyata pintunya nyempil dengan toko refill tinta printer. Meskipun hujan deras, acara tetap berlangsung hangat. Beberapa blogger yang datang pun saya kenali seperti mas Febriyan Lukito dan mbak Caroline Adenan yang dikenal juga sebagai beauty blogger.

Continue reading “10 Langkah Cara Praktis Membuat Konten Viral”

Buya Ahmad Syafii Maarif

buya ahmad syafii maarif

Satu satunya guru bangsa yang paling saya hormati adalah Buya Syafii Maarif.

Setelah gempa melanda Yogyakarta, Buya yang datang ke Madrasah Muallimin Muhammadiyah untuk menggalang dana memperbaiki sekolah kader tersebut.

Bahkan kala itu Buya mendapatkan sumbangan dari alm. Taufik Keimas. Tak sedikit tokoh nasional yang ikut berdonasi karena melihat sosok Buya Syafii dibalik proyek penggalangan dana perbaikan sekolah. Continue reading “Buya Ahmad Syafii Maarif”