Di UIN Jkt tepatnya di BBS setelah komplek dosen UIN ada warung makan baru yang menjual Ayam Penyet yang biasanya saya dapati ketika masih di Yogya.
Sebulan lalu saya melihatnya biasa saja, tetapi ternyata luput dari pandangan saya bahwa warung itu selalu penuh dengan pengunjung.

Akhirnya lusa saya sempatkan mampir untuk mencoba. Saat itu waktu menunjukkan masih pukul 18.30. Cukup sore untuk kondisi lalu lintas Jakarta yang padat merayap. Saya pesan satu bungkus Ayam Penyet tanpa nasi. Selang kemudian saya menutup telpon mengabari orang rumah kalau saya dalam perjalanan pulang. Terlintas kenapa tak pesan dua saja sekalian. Dasar bukan rezeki ternyata stock Ayam sudah habis padahal baru saja ditinggal telpon.
Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 19.00. Rata-rata setiap menit ada saja yang datang untuk makan/memesan dibungkus pulang. Meskipun sudah habis hampir 10 org yg tetap datang dengan pulang hampa tak kebagian.

Cukup murah untuk harga karyawan dengan Rp. 12.000 sudah mendapatkan ayam penyet dengan lalaban segar dan sambal yang menggunung. Sayurannya segar tidak seperti warung lain yg kadang menyajikan sayuran yg sudah menghitam layu. Ditemani teh botol sosro rasanya cukup membuat cacing perut tak penasaran.

Sore tadi akhirnya saya mampir lagi dan menyempatkan memfotonya. Dari tampilannya tak mengecewakan. Rasanyapun demikian. Patut dicoba bagi yang penasaran.
Sent from BlackBerry® on 3

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+