Skip to content →

Category: Kuliner

Icip-icip makanan yang enak tapi murah. Bisa juga menceritakan tempat makan yang homy dan cozy buat tempat nongkrong saat akhir pekan atau liburan.

Kopi Oey Bondan Winarno ITC Fatmawati; Maknyuusss Tenan

Tanggal 19 Mei 2013 lalu saya berkesempatan hadir dalam acara Get Urbanized Mei, yang digagas oleh Urbanesia.com dan Kompasiana. Kali itu acaranya kebetulan berlangsung di Kopi Oey ex Kopitiam Oey Pak Bondan Winarno di ITC Fatmawati, Jakarta Selatan. Senang rasanya bica icip-icip makanan dan minuman di Cafe Kopi Oey pak Bondan. Meskipun sedikit terlambat namun saya bisa menikmati pula kehangatan perbincangan sore hari itu. Ditambah lagi dengan gigitan rawit yang terdapat di Sego Ireng yang disajikan bagi para blogger yang hadir sore itu. Pengalaman bertemu pak Bondan memang Maknyuss tenan 🙂

Lanjut baca… Kopi Oey Bondan Winarno ITC Fatmawati; Maknyuusss Tenan

Leave a Comment

Saus Ganja Pertama di Dunia, Orang Belanda yang Punya

Saus “Aroma” Ganja Pertama di Dunia (dok.http://www.kompasiana.com/talisman)

Memang benar, ganja di Belanda dapat diperjualbelikan secara bebas dengan aturan tertentu. Namun belakangan Pemerintah Belanda pun mulai khawatir karena ada kecenderungan turis asing yang datang ke Belanda hanya sekedar untuk membeli ganja dan ada juga yang memperjualbelikannya kembali di negara lain. Sehingga pemerintah Belanda pun berencana untuk membatasi ganja terutama yang kadar THC-nya lebih dari 15 % sehingga dapat dikategorikan sebagai obat keras seperti kokain dan ekstasi.

Adalah Albert van Beek seorang penemu asli Belanda yang kreatif sampai-sampai membuat saus ganja untuk jajanan kentang gorengnya. Kentang goreng bagi penduduk Belanda sudah merupakan panganan yang lumrah dan jamak di Belanda. Kalau orang Indonesia menganggap kentang goreng ibarat gorengan tahu isi, risol, tempe dan oncom goreng (gorengan). Gorengan tanpa cabai rawit tentu saja kurang menggigit. Sama halnya dengan orang Belanda, kentang goreng tanpa saus serasa sayur tanpa garam. Meskipun kebanyakan orang Belanda menjadikan mayones sebagai pelengkap kentang gorengnya.

Lanjut baca… Saus Ganja Pertama di Dunia, Orang Belanda yang Punya

Leave a Comment

Romantisme bersemi di the Phoniex Geturbanized Februari

image
Geturbanized the Phoniex

Candle light dinner? Itulah yang selalu ditagih oleh istri saya tiap kali melihat adegan romantis di sebuah iklan atau film. Bukannya tidak mau mengajak makan, tapi suasana romantis seperti itu memang agak sulit di realisasikan jika kita makan di warung Sunda atau warung Jawa dengan konsep lesehan dan makanan yang serba komplit dengan lalapan.
Lanjut baca… Romantisme bersemi di the Phoniex Geturbanized Februari

Leave a Comment

Nasi Uduk Flyover Ciputat

Nasi Uduk Ciputat

Nasi uduk khas Jakarta di Ciputat biasanya jadi menu favorit sarapan. Tapi nasi uduk Ciputat ini hanya buka sore hingga habis. Ya sore hingga habis. Kalau ramai biasanya sebelum Isya pun lauk dan nasi uduk langsung ludes.

Harganya cukup terjangkau di kantong. Menu andalannya selain empal tentu saja jengkol Betawi. Rasanya belum lengkap jika makan nasi uduk tanpa ditemani jengkol.

Selain itu rempeyek udangnya pun renyah kriuk kriuk sebagai teman sejati nasi uduk. Tak jarang peyek udang selalu jadi primadona.

Jangan sungkan untuk meminta porsi lebih sambal kacangnya yang menggigit. Nyesss meleleh langsung serasa terbakar dilidah. Dua sendok makan pun rasanya masih kurang saja.

Letaknya berada hampir di depan Masjid Agung Ciputat. Jika dari arah Kampus UIN tentu harus melalui jalur bawah karena posisinya di bawah fly over. Jika dari arah Parung, posisinya sebelah kiri persis di pertigaan arah keluar dari Masjid Agung Ciputat.

Nasi Uduk Ciputat

Pelanggannya terbilang pelanggan setia. Karena mereka adalah para karyawan yang baru pulang kantor dan sering wara wiri didepan nasi uduk sebagai jalur pulang. Jadi, memang letaknya strategis. Bawa nasi uduk untuk disantap di rumahpun tidak kalah enaknya.

Alasan Langganan Nasi Uduk Ciputat Ini

  • Harga murah
  • Rasanya enak dan bikin ketagihan
  • Pilihan lauknya sangat beragam dari daging empal hingga ikan
  • Sambal kacangnya istimewa dan bikin nambah selera makan

Selain ada warung nasi uduk ciputat, di sebelahnya juga awa warung soto Betawi yang gak kalah nikmat. Masih di baris yang sama juga ada tukang bubur kacang ijo. Kalau pas hujan biasanya saya nunggu bungkus nasi uduk Ciputat sambil nikmatin kacang ijo dengan asap yang masih mengepul.

Jam operasional biasanya antara 04.00 sore sd tutup sekitar pukul 08.00 malam.

Buat saya, nasi uduk Ciputat ini enggak bisa terpisahkan dari cerita masa lalu saya waktu masih pacaran sama mantan pacar. Ini salah satu andalan buat jajanan ke mertua. Ibu mertua saya soalnya doyan banget Nasi Uduk Ciputat ini.

Penasaran kan?

Salam maknyus

Leave a Comment