image

Foto bareng mas ShafiqPontoh, Selebtwit dan ketua IDberkibar.

Semalam (6/12) saya menghadiri acara kumpul bareng komunitas atas gagasan gerakan Indonesia Berkibar. Acara tersebut bertempat di XLplor, Senyan City Mall lantai empat, Jakarta. Hadir pula ketua IDberkibar mas ShafiqPontoh dan beberapa pegiat dari berbagai komunitas.

image

Xlplor Senayan City

Ketika datang, saya bertemu dengan mbak Anazkia. Ia adalah seorang kompasianer yang mendirikan komunitas blogger hibah sejuta buku. Gerakannya tentu saja membangun perpustakaan terutama di daerah-daerah terpencil.

image

Hidangan bagi para undangan

Mbak Anaz ditemani oleh mas Gugun dari Canting Jogjakarta. Canting juga termasuk komunitas yang hadir di Kompasiana. Mas Gugun memiliki hajat untuk mendirikan perpustakaan juga di daerah Lampung pedalaman.

image

Undangan dari berbagai komunitas

IDberkibar berusaha untuk mengumpulkan berbagai komunitas untuk menyatukan gagasan, ide dan kesamaan visi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. IDberkibar berperan sebagai jejaring sosial yang akan menghubungkan ke semua elemen. Ada empat elemen yang bisa saling terhubung yaitu Mitra, Pendukung, Fasilitator dan Influencer.

image

Guru dari Sekolah Prisma yang memiliki banyak gagasan

Posisi blogger disini bisa dikatakan sebagai influencer. Dengan menuliskan sesuatu hal tentang pendidikan agar semua orang yang membaca tergerak untuk ikut membantu membenahi pendidikan di Indonesia.

image

Anazkia dari Hibah Sejuta Buku

Kunci pembangunan Negara terletak pada pendidikan yang berkualitas. Dalam hal ini guru dianggap sebagai ujung tombak pendidikan. Namun bukan berarti semuanya tanggung jawab guru. Karena dalam meningkatkan kualitas pendidikan adalah tanggung jawab semua orang. Pemerintah, sekolah, guru dan masyarakat. Tanpa kesatupaduan mustahil bisa meningkatkan kualitas pendidikan karenanya semua terkait satu sama lain.

image

XLmall

Oleh karena itu IDberkibar lahir untuk menghubungkan semua elemen tersebut menjadi sebuah kesatuan demi pendidikan Indonesia. Bersama kita belajar, bersatu padu kita perbaiki pendidikan di Indonesia.

image

Rumah Android XL

Tercatat ada setengah juta siswa SD yang putus sekolah, selain itu ratusan lainnya dari tingkag SMP juga putus sekolah. Inilah fenomena yang harus kita perhatikan ditengah mahal dan sulitnya mengecap pendidikan. Semua insan di bumi Indonesia berhak mendapatkan pendidikan karena itu adalah hak setiap orang meskipun ia hidup di pedalaman.

image

Games Dome

Mereka yang tak tersentuh pendidikan formal pun masih harus diperhatikan. Sekolah anak jalanan, sekolah kaum miskin yang berada di kolong-kolong jembatan sudah pasti membutuhkan uluran tangan. Bukan hanya materi tapi juga dukungan moril. Banyak sukarelawan yang dibutuhkan untuk mengisi kekosongan.

image

Langkah nyata yang sudah dilakukan IDberkibar adalah dengan mendirikan perpustakaan di sebuah sekolah di bilangan Depok, Jawa Barat. Langkah nyata lain tentu akan dilakukan dengan dukungan mitra dan fasilitator. Gerakan ini tidak terbatas dengan umur. Ini adalah gerakan lintas usia. Mereka yang sudah pensiun bahkan masih pelajar sekalipun diharapkan bisa memberikan sumbangsih ide, gagasan, pemikiran untuk kehidupan pendidikan Indonesia yang lebih baik lagi.

Merdeka!!!

Salam hangat @DzulfikarAlala

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+