Survei yang dilakukan penyanyi kawakan Iwan Fals boleh jadi menarik perhatian netizen tak terkecuali media-media besar di Indonesia yang menjadikan hasil jajak pendapat tersebut sebagai berita.

Menurut wikipedia jajak pendapat adalah survei mengenai pendapat atau pandangan yang dilakukan dengan menggunakan teknik sampel.

Baca juga Masyarakat Mafhum Pada Jokowi dan Ahok

 

Jajak pendapat biasanya dirancang untuk mendapatkan gambaran tentang pandangan-pandangan suatu populasi dengan mengajukan serangkaian pertanyaan kepada beberapa orang yang dianggap mewakili populasi dan kemudian menyimpulkan jawaban-jawabannya sebagai gambaran dari kelompok yang lebih luas.

Perlu diingat bahwa jajak pendapat ini tidak valid untuk dijadikan rujukan sebagai hasil dari pendapat warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih pada Pemilukada DKI 2017.

Namun, suara netizen bisa menggambarkan sebagian kecil suara-suara penduduk dunia maya yang selama ini intens berdiskusi tentang berbagai hal yang sedang tren diantaranya tentang Ahok, Penistaan Agama dan Jokowi.

Pun suara netizen ini bisa mempengaruhi para swing voters yang belum menentukan pilihan. Jadi, kamu bisa mengabaikan hasilnya tapi juga perlu waspada dengan “riak riak kecil” ini.

Saya hanya ingin mengumpulkan hasil jajak pendapat ini semata-mata untuk netizen lain yang mungkin penasaran dengan apa yang sudah dilakukan oleh bang Iwan. Daripada scrolling timeline yang mungkin tenggelam, mending baca postingan ini kan? hahaha

Iwan Fals tercatat memiliki pengikut di twitter sebanyak 933.000 followers, terhitung tanggal 15 November 2016.

Baca juga Mahasiswa dan Polisi Bentrok di Pamulang, Anak TK Trauma!

Pilihan Netizen terhadap Calon Gubernur DKI Jakarta

Tercatat polling ini diikuti oleh 38.117 pengguna twitter pada tanggal 12 November 2016. Bisa jadi diantaranya memiliki akun ganda. Jadi jangan terlalu percaya banget dengan hasil ini ya bro.

Jumlah tersebut saya perhatikan merupakan jumlah vote terbanyak dibandingkan jajak pendapat lainnya yang dilakukan bang Iwan setelah jajak pendapat perdana ini. Hasilnya bisa kamu lihat sendiri.

Ahok masih menjadi pilihan dengan perolehan nilai 62 persen. Tak berbeda jauh dengan jajak pendapat yang dilakukan berbagai lembaga survei. Perolehan suara Ahok memang menurun sejak kasus dugaan penistaan agama.

Meskipun demikian suara Ahok tetap masih unggul berdasarkan hasil-hasil survei yang dilakukan berbagai lembaga survei tersebut.

Penilaian Netizen Terhadap Kinerja Jokowi

Meskipun jajak pendapat pertama menimbulkan kontroversi, bang Iwan akhirnya bikin jajak pendapat lanjutan tentang penilaian netizen terhadap Kinerja Presiden Jokowi.

Polling ini diikuti oleh 18.395 pengguna twitter. Berkurang hampir 48 persen dibandingkan dengan polling sebelumnya tentang Calon Gubernur DKI 2017.

Menariknya tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi masih cukup besar sekitar 75 persen. Artinya netizen masih banyak yang percaya dengan kinerja Jokowi sebagai seorang Presiden.

Penilaian Netizen Terhadap Kasus Dugaan Penistaan Agama

Cukup mengejutkan ternyata netizen menganggap Ahok tidak melakukan penistaan agama berdasarkan polling yang dilakukan bang Iwan Fals. Hampir 70 persen dari 28.239 suara menyebutkan Ahok tidak melakukan penistaan agama.

23 persen lain menyatakan Ahok melakukan penistaan Agama dan sisanya menyatakan masih bingung apakah Ahok melakukan penistaan Agama atau tidak.

Jumlah pemilih dalam jajak pendapat ketiga ini meningkat 65 persen dibandingkan dengan jajak pendapat tentang penilaian kinerja Jokowi. Namun jumlah tersebut masih dibawah jumlah jajak pendapat tentang Cagub DKI Pilihan Netizen 2017.

Berikut hasil final Jajak Pendapat yang dilakukan oleh bang Iwan Fals di Twitter

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+