Pernah tahu daerah Cidodol Kebayoran Lama?  Lokasinya gak terlalu jauh kok dari pasar Kebayoran dan Stasiun CL Kebayoran.  Cukup naik angkot sekali aja ke arah RS Permata Hijau.

Nah,  kalau ada yang pernah baca bubur ayam Cidodol,  lokasi Mie Ayam Cidodol ini persis ada di seberang bubur ayam Widurey Cidodol yang juga pernah saya tulis sebelumnya.

Mencoba mie ayam ini sebetulnya untuk memuaskan rasa penasaran. Soalnya hampir setiap hari lewat Cidodol,  gerobak mie ayam ini selalu dipadati pengunjung.  Mampirlah saya demi mencoba dan merasakan sendiri mie ayam yang dijadikan menu sarapan.

Sebetulnya saya juga gak biasa sarapan yang berat berat kaya mie ayam ini. Ya,  demi bahan tulisan di blog kan gak ada salahnya juga.

Wah,  ternyata setelah saya memesan,  porsinya lebih banyak dan potongan daging ayam asli. Biasanya untuk menekan biaya produksi,  daging ayam dicampur dengan kulit,  jeroan dan tulangan ayam.

Soal rasa,  saya gak bisa ngomong banyak.  Prediksi saya,  dengan harga 10 ribu permangkok udah sangat mengenyangkan, ini tepatnya yang jadi alasan kenapa laris manis.

  • Porsi besar
  • Potongan daging ayam
  • Tempat pinggir jalan mudah diakses
  • Terlihat langsung oleh banyak orang.

Salah satu ciri khas lain,  gerobak yang digunakan adalah gerobak kayu.  Semacam ada kepercayaan jika tukang mie ayam menjual dengan gerobak kayu pasti rasanya enak.

Saat saya tanya berapa porsi yang bisa didapat,  cukup lumayan juga.  Sehari bisa lebih dari 50 mangkok.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+