Salah satu kebiasaan saya saat suntuk dan mengisi waktu adalah menonton film-film berkualitas. Biasanya saya suka dapat rekomendasi film bagus dari teman-teman sejak masih duduk di bangku kuliah.

Waktu itu, boleh dibilang hampir setiap malam Minggu dihabiskan dengan nonton bareng di kostan. Dari 5 orang penghuni kosan, biasanya kami giliran sewa DVD bajakan.

Baca juga Kekuatan Konflik Bikin Film Civil War Makin Greget!

Nontonnya bareng-bareng dari PC dengan layar 14 Inchi. Pokoknya sederhana banget deh. Tapi memberikan kesan yang mendalam dan tak terlupakan. Dari tontonan film-film itulah kadang-kadang bisa jadi bahan diskusi dan renungan. (eaa kayak orang bener aja)

Apalagi waktu nonton Forest Gumpnya Tom Hanks. Serasa jadi pelecut untuk belajar lebih baik lagi. Ya, ada sih beberapa film yang menjurus. Tapi saya memilih untuk tidur kalau ada teman saya yang muter film begituan hahaha.

Ngomong-ngomong soal film, Indonesia sudah punya beberapa penyedia layanan video on demand yang bisa ditonton secara streaming menggunakan koneksi internet. Salah satunya adalah Hooq.tv.

Layanan streaming film on demand, Hooq Tv memang terbilang baru diluncurkan di Indonesia. Penasaran dengan masa trial (uji coba gratis) selama tujuh hari, akhirnya saya pun tergoda untuk mencoba mendaftar.

Oh ya, saya mencoba melakukan pendaftaran dengan menggunakan smartphone saya. Sebetulnya bisa juga dilakukan menggunakan laptop atau tablet.

Proses Sign Up atau pendaftaran cukup sederhana, tak berbeda jauh dengan layanan aplikasi lainnya yang membutuhkan email, password dan konfirmasi melalui sms ataupun melalui email.

Pada saat proses pendaftaran saya menggunakan koneksi WiFi, jadi untuk soal jaringan internet tidak ada kendala sama sekali saat mendaftar.

Setelah sukses mendaftar kemudian muncul beberapa panduan bagi pengguna pemula. Panduan ini cukup informatif bagi pengguna yang baru mengenal Hooq Tv.

Saat pertama kali membuat aplikasi Hooq Tv, langsung diarahkan pada halaman Trending atau video yang sedang banyak ditonton pengguna lainnya juga.

Hooq Tv mengkalim memiliki koleksi hingga 10.000 film dan serial Tv baik yang sudah pernah tayang di bioskop maupun di televisi.

Untuk soal koleksi, rasanya Hooq tv punya koleksi lengkap film-film jadul Indonesia termasuk koleksi Film Warkop DKI. Bahkan film-film masa anak-anak seperti Petualangan Sherina dan film abege KambingJantan Radityadika pun tersedia di Hooq Tv.

Sayang untuk urusan serial Tv saya kurang update kecuali dulu sempat mengikuti Smallvile. Serial Superman yang lebih muda dan kekinian waktu saya masih muda juga tentunya, hehehe.

Baca juga Nonton Film Dewasa Agar dianggap Dewasa? Oh No!

Sekarang Hooq Tv malah punya versi Serial Super Girl. Tapi, saya belum tertarik untuk menontonnya.

Oh ya, Hooq Tv bisa ditonton berbarengan ketika saya ingin mengerjakan tugas santai atau hanya sekedar bersosial media. Kadang-kadang saya bisa melakukan berbagai tugas sambil menonton Hooq Tv. Tinggal kecilin aja tabnya.

Pencariannya pun terbilang mudah. Menu di aplikasinya pun sangat sederhana sehingga tidak membuat sulit untuk dioperasikan pertama kalinya.

Menu pertama adalah Discover. Dengan menu Discover saya bisa mendapatkan film terbaik dan serial tv yang sedang hype. Pada menu discover juga ada notifikasi film yang belum saya tonton hingga selesai.

Notifikasi ini berguna banget seperti fitur history, jadi saat buka Hooq Tv lagi, saya gak perlu search ulang film yang sedang saya tonton. Misalnya saat perjalanan berangkat ke kantor yang memakan waktu 45 menit belum selesai nonton, bisa dilanjutkan lagi saat perjalan pulang ke rumah dari kantor.

Menu kedua adalah fitur Browse. Dengan menu ini saya bisa mencari film-film yang memang ingin saya tonton. Misalnya film-film Indonesia yang dulu belum pernah sempat saya tonton seperti 7/24 Dian Sastro dan Lukman Sardi atau Sokola Rimba yang kisahnya diangkat dari kisah nyata Butet Manurung yang menjadi guru bagi anak-anak suku pedalaman di Jambi.

Menu terakhir adalah Me. Ini menu personalisasi akun kita di aplikasi Hooq tv.  Dari menu ini bisa tercatat film apa saja yang sudah saya donwload, film yang saya tandai untuk ditonton selanjutnya, film favorit dan history film yang sudah saya tonton.

Menu ini juga bisa melakukan pengaturan pada audio, subtitle hingga download quality. Bahkan permisson mobile data usage juga ditambahkan, takutnya gak tau kalau tiba-tiba aplikasi ini sedot kuota tanpa diketahui.

Hooq Tv bisa ditonton kapan saja dan dimana saja.  Salah satunya saya bisa mendownload terlebih dahulu film yang akan saya tonton disaat menunggu Commuter Line atau selama perjalanan di Commuter Line.

Buat fakir kuota seperti saya, tentu fitur dowonload ini sangat membantu sekali. Soalnya kalau harus streaming di jalan kadang jaringan internet kurang stabil. Terutama daerah Tangerang Selatan yang merupakan kota satelit.

Meskipun jaringan yang saya gunakan sudah 4G, tapi beberapa daerah masih belum tercover dengan layanan 4G. Jadi, daripada repot nonton streaming lebih baik saya donwload dulu.

 

Sementara ini saya memang paling suka dengan Indonesian Hits. Saya bisa menonton ulang film-film favorit saya dan juga film-film Indonesia yang belum pernah saya tonton sebelumnya.

Ini salah satu keunggulan Hooq Tv dibandingkan situs penyedia streaming online gratisan yang banyak iklan judi togelnya. Ya, maklum namanya juga gratisan kan pasti mereka juga butuh modal dari jualan iklan.

Nah, daripada terganggu dengan iklan-iklan gak jelas dan jebakan-jebakan betmen di situs penyedia film gratisan, saya lebih baik cari aman deh nonton film-film Indonesia di Hooq tv.

Kalau dikalkulasi, harganya malah murah banget. Saya jadi inget kebiasaan waktu mahasiswa dulu suka rental kaset DVD bajakan. Mulai dari film-film Box Office sampai film-film Indonesia yang udah gak tayang lagi di Bioskop.

Saya masih inget banget satu keping DVD sewanya antara Rp5.000 sampai dengan Rp6.000 untuk peminjaman selama tiga hari. Untuk DVD dengan film yang baru keluar biasanya harganya lebih mahal dengan durasi peminjalan lebih singkat (dua hari).

Baca juga Film The Croods Terinspirasi Perjuangan R.A.Kartini

Sekarang coba deh kita hitung aja dengan Hooq Tv, langganan selama tujuh hari cuma bayar kurang dari Rp20.000. Abis itu gak diburu waktu dan bisa ditonton kapan aja.

Ya kalau cuma di rental DVD bajakan paling cuma dapet 3 film dengan durasi paling lama 3 hari untuk setiap filmnya. Makin lama langganannya malah makin murah. Mulai dari Rp18.700 (7 hari), Rp49.500 (30 hari) sampai dengan Rp124.000 (90 hari/3 bulan).

Selain bisa menjadi amunisi untuk memberantas pembajakan film Indonesia, ini juga salah satu cara mendidik warga untuk menghargai karya. Yakin deh, semakin banyak orang yang mau nonton berbayar, koleksi Hooq Tv pasti akan lebih beragam dan lebih fresh dengan film-film terbaru.

Ayo dong min Hooq Tv, tambah lagi ya koleksi film terbarunya hehehehe.

Buat saya sih kesederhanaan aplikasi dan UI Hooq Tv membuat saya merasa nyaman mengekplorasi fitur-fitur yang disediakan saat ini. Hampir cukup mudah melakukan setting dan berbagai pilihan.

Terlebih fitur downloadable membuat saya jadi save soalnya, saya bisa donwload juga film-film anak-anak. Ini berguna banget kalau saat perjalanan anak-anak cepat bosan dan butuh hiburan.

Nah, gak beda jauh dengan fitur download di Youtube. Fitur download di Hooq Tv inilah yang tidak ada di penyedia layanan video on demand lainnya.

Langganan Hooq Tv juga gak perlu bayar pakai kartu kredit kok. Saya coba langganan dipotong melalui pulsa. Kebetulan saya menggunakan Telkomsel Pasca Bayar.

Proses subscribe sangat mudah. Gak perlu transfer-transferan antar bank apalagi pakai token token segala. Cukup dipotong lewat pulsa telpon.

Baca juga [Review Film] Belajar Mewujudkan Cita-Cita Dari #ccstTheMovie

Nanti ada notifikasi via sms dan kita harus sms ke nomor yang ditunjukkan. Setelah diverifikasi, otomatis kita langsung akan tercatat sebagai pelanggan Hooq Tv.

Oh ya, buat yang mengalami kendala dengan Hooq Tv atau ada pertanyaan bisa langsung hubungi support center lewat email. Balasannya responsif dibandingkan via telpon. Soalnya mereka belum punya hotline di Indonesia.

Tek-tokannya tapi pakai bahasa Inggris. Sebaiknya sih ada juga CS dari Indonesia karena kan Hooq Tv udah masuk pangsa pasar Indonesia.

Dibalik keunggulan fitur, menu dan harga ada beberapa saran dan masukan yang mudah-mudahan bisa diperbaiki ke depan.

  • Sediakan fitur rating. Rata-rata film yang bagus itu saya tahunya dari rekomendasi teman. Nah, biasanya rating juga sangat menentukan apakah saya akan menonton di bioskop atau tidak. Jadi, fitur rating juga sepertinya harus ada di Hooq Tv.
  • Sediakan fitur top 10 film of the Week atau of the Month. Gak beda jauh lah dengan artikel di blog. Biasanya ada artikel terpopuler.
  • Sediakan fitur review user (komentar). Yah, gak beda jauh lah sama fitur review Google Review atau Review di Tripadvisor. Jadi, kualitas film bisa terbaca dari komentar yang ada di film tersebut. Bisa jadi panduan juga lho buat yang mau nonton apa yang menarik dari film tersebut.
  • Beberapa film ada yang subtittlenya delay. Apa yang diomongin sama pemain beda dengan subtittle yang ditampilkan. Entah kenapa, tapi ini mungkin bisa terjadi juga karena gangguan jaringan.
  • Perbaiki lagi apps Hooq Tv untuk smartphone Xiaomi. Yup, ini menganggu banget karena banyak orang Indonesia yang udah pakai device Xiaomi. Pengalaman saya menggunakan Xiaomi belum bisa menonton Hooq tv lewat Android Xiaomi. Tapi setelah menggunakan device lain lancar dan bisa ditonton.
  • Kasih notifikasi lewat email untuk review film atau serial tv yang baru diupload Hooq Tv. Jadi pengguna bisa aware dengan film-film yang baru di Hooq Tv.
  • Oh ya bikin juga dong trivia quiz misalnya lomba review terbaik, hadiahnya voucher langganan gratis juga oke kok.

Buat saya sih ini pengalaman yang berbeda nonton film favorit lewat streaming. Tahun depan kayaknya harus punya bujet buat beli Smart Tv juga deh.

Soal harga, worth it lah buat langgnan Hooq Tv.  Untuk security saya ngerasa cukup aman meskipun login di laptop harus selalu ada proses verifikasi. Paling nyman emang di smartphone sih gak perlu repot bolak balik login lagi.

Saya yakin kalau layanan video on demand seperi Hooq tv ini semakin berkembang, ini merupakan salah satu cara untuk melawan pembajakan DVD bajakan.

PS. Artikel ini diikutsertakan dalam lomba bercerita Hooq Timeanytime.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+