Sharing Blogging dan Vlogging di SD Budi Luhur, Tangerang

Medio Desember 2017 lalu teman saya tiba-tiba mengontak melalui whatsapp.

“Bro bisa ketemuan enggak?” membuka perbincangan.

“Bisa bro, apa yang bisa gw bantu bro?” jawab saya.

“Gw penasaran nih sama kegiatan lo ngeblog, siapa tahu bisa di-share ke guru-guru di sekolah” pungkasnya.

“Oke siap bro” tutup saya.

Akhirnya kami pun bertemu di tempat yang disepakati. Teman semasa kuliah ini terbilang sukses meniti karir sebagai seorang guru. Bahkan di usia muda, ia sudah menjadi Kepala Sekolah SD Teladan se-kota Tangerang Selatan.

Jujur, saya merasa terhormat mendapatkan undangan dari sahabat yang pernah duduk di bangku kuliah yang sama. Betul kata teh Ani Berta, salah satu blogger andal, ada rasa haru ketika teman-teman kita mengingat kita, dan mengundang kita untuk memberikan training atau workshop di lembaga yang mereka pimpin.

“Gw pengen banget kasih insight ke guru-guru buat ngembangin kehidupan personal mereka di luar sekolah. Nah, gw liat kan lo cukup banyak kegiatan lewat blogging.” tuturnya.

Dari pertemuan itulah akhirnya disepakati training blogging dan vlogging tingkat dasar pada 4 Januari 2018 lalu di Sekolah Budi Luhur, Pondok Aren, Tangerang.

Karena background saya sebagai guru, jadi tidak terlalu sulit untuk menyiapkan materi presentasi. Untuk soal blogging, pengalaman saya terbilang cukup lah ya selama hampir kurang lebih 10 tahun. Sedangkan tentang vlogging saya pun masih belajar. Tapi, toh tak ada salahnya berbagai sesuatu yang masih dipelajari.

Saja jadi inget ada salah satu video saya yang pernah lolos kurasi NET CJ yang dikelola oleh NET TV. Lewat pengalaman mengirim video ke NET CJ itulah yang menjadi modal saya untuk berbagai di depan guru TK dan SD Budi Luhur, Tangerang.

Kalau mau lihat videonya seperti apa, bisa lihat di bawah ini.

Iya betul, video ini akhirnya bisa lolos kurasi dan tayang di pemberitaan NET TV. Mengapa bisa tayang? Mungkin karena beritanya masih hangat dan tergolong tempat wisata baru di Jakarta pada saat itu.

Nah, kalau pengen tahu cara mengirimkan video reportase atau review seperti ini ke NET CJ dan mendapatkan honor yang lumayan, kamu bisa baca postingan saya sebelumnya di sini.

***

Momennya ini kebetulan pas banget sama pengumuman lomba di Kompasiana. Alhamdulillah, kabar baiknya saya baru aja memenangi sebuah lomba dengan hadiah 1 paket wisata ke Macau dan uang saku senilai Rp 3 juta.

Jadi, ngasih buktinya ke guru-guru jadi lebih mudah hehehe. Selama ini memang saya rajin banget ngumpulin beberapa achievement yang saya dapatkan lewat blogging dan vlogging sebagai penyemangat aja.

Salah satu tantangan yang dihadapi guru-guru ini adalah generasi Z yang udah melek internet banget. Dari data salah satu pemberitaan media online, hampir 89% anak-anak zaman now itu bangun tidur langsung ngecek smartphone.

training vlogging dan blogging di SD Budi Luhur
@sofiandi

Alasan itu juga yang mendasari kenapa anak-anak sekarang lebih mudah belajar lewat video. Jujur sih gara-gara video juga tingkat literasi buku di Indonesia itu makin turun.

First Media juga pernah membuka data mereka bahwa sekarang hampir 70% lebih penggunanya paling banyak mengakses Youtube. Big data ini jelas banget menunjukkan bahwa ke depan memang eranya video.

Nah, itu yang jadi alasan kenapa para guru bisa memanfaatkan video sebagai salah satu sarana promosi sekolah, sekaligus sebagai sarana belajar. Tentu ada beberapa netiket dan rambu-rambu yang harus dipatuhi.

training vlogging dan blogging di SD Budi Luhur
@sofiandi

Oh ya, peserta yang didominasi kaum hawa ini ada yang sudah punya blog dan ada yang sudah punya channel youtube cuma belum aktif.

Kesulitan yang saya hadapi, tentu saja mengajari beberapa guru yang sudah senior. Tapi, kalau lihat semangatnya sih mereka juga enggak mau kalah.

Guru-guru sebelumnya sudah saya minta untuk mengunduh beberapa aplikasi di smartphone mereka dan juga beberapa software di laptop mereka.

training vlogging dan blogging di SD Budi Luhur
@sofiandi

Salah satu aplikasi yang saya rekomendasikan ke mereka adalah:

  1. Windows Movie Maker
  2. Quik (Android)
  3. Viva Video (Android)

Oke pasti ada yang tanya kenapa movie maker?

Ini adalah software optional dari Windows (peru diunduh dulu dan di install) yang bisa digunakan secara mudah dan juga gratis. Jadi enggak perlu bayar. Enaknya lagi, pengoperasiannya juga sederhana.

Basic banget sih, tapi buat pemula, cocok banget pakai Movie Maker. Terlebih ini juga salah satu cara saya menyiasati perbedaan spesifikasi laptop masing-masing peserta karena ada yang sudah canggih dan masih ada juga yang hanya menggunakan net book which is prosesornya cuma intel atom doang.

Untuk Quik ini sebetulnya cocok buat pengguna go pro bikin video cinematic langsung dari hape dengan limit kurang dari 30 detik. Karena bentuknya square paling cuma bisa di upload di Instagram aja sih.

Kalau untuk aplikasi editing video mah banyak di Play Store. Lebih ke preferensi masing-masing aja. Nah, kalau Viva Video kayaknya ini yang paling umum banyak dipakai orang. Kalau gak mau ada watermarknya ya kudu beli yang premium.

training vlogging dan blogging di SD Budi Luhur
@sofiandi

Objective dari kegiatan training ini adalah masing-masing peserta sudah bisa mengunggah videonya sendiri ke youtube dan menautkannya di blog.

Nah, blog yang saya gunakan tadinya itu Kompasiana. Cuma memang pas di lapangan banyak kendala yang tak terduga. Mulai dari lupa password email sehingga tidak bisa konfirmasi atau aktivasi. Beberapa yang sudah sukses gabung di Kompasiana juga masih mengalami kendala susah login.

Meskipun begitu, ada yang sudah sukses dan berhasil sampai bikin tulisan di Kompasiana. Kenapa saya pakai Kompasiana? Alasannya sih sederhana, gak perlu ngoyo cari traffic asal tahu keyword yang digunakan dan bagus buat pemula yang masih harus membangun personal branding. Iya, soalnya dulu saya awal blogging itu nyemplung lewat Kompasiana.

Nah, ini salah satu hasil peserta training blogging dan vlogging yang berhasil diunggah ke Youtube.

Youtube

Kompasiana

Karena saya ingat masih ada beberapa hadiah door prize seperti flash disk baru dan notebook eklusif yang tidak saya gunakan, akhirnya saya bawa buat door prize juga di SD Budi Luhur, Pondok Aren, Tangerang. Dari sekitar 30 peserta, saya memilih 6 video terbaik.

Alhamdulillah, acara training ini berjalan lancar bahkan sampai melewati batas waktu yang ditentukan karena saking antusias hahaha. Objective juga tercapai dan semua happy.

Kalau ada yang butuh materinya, bisa komen alamat emailnya di bawah ya. Siapa tahu bisa kolaborasi hehehe.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+

6 Replies to “Sharing Blogging dan Vlogging di SD Budi Luhur, Tangerang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *