Skip to content →

Wisata Baru Tandon Ciater Tangerang Selatan

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Video Tandon Ciater Tangerang Selatan yang saya bagikan di facebook ternyata cukup banyak ditonton. Saya sengaja membuat slide dalam bentuk video kemudian ditambahkan dengan sedikit backsound yang menarik.

Memang saya baru pertama kali mengunjungi Tandon Ciater. Bagi saya, Tandon Ciater Tangerang Selatan bukan hanya salah satu itikad baik Pemprov DKI untuk ikut serta menanggulangi banjir tapi juga memberikan wisata baru bagi warga Tangerang Selatan.

Videonya bisa dilihat di bawah ini

Awalnya saya juga tahu informasi keberadaan Tandon Ciater ini dari sosial media. Waktu itu sih belum penasaran buat datang karena konon masih belum lengkap dan belum siap.

Kebetulan jalur ke Tandon Ciater Tangerang Selatan ini memang jalur yang suka saya lalui setiap pagi berangkat kerja. Hanya beda arah saja sedikit di pertengahan jalan.

Kenapa tiba-tiba jadi kepikiran buat main ke Tandon Ciater karena saat sedang makan mie ayam Tasik di Ciater, ada seorang pengendara mobil yang bertanya arah ke Tandon Ciater ke penjual mie ayam.

Baca juga Bawa Barongsai Juara Dunia Tiga Kali, Roni akan Berhenti Setelah Tak Mampu Loncat

Nah, dari situlah saya mulai tertarik setelah mendapatkan penjelasan dari abang-abang mie ayam.

Katanya Tandon Ciater ini banyak ikannya. Pengunjung juga bisa kasih makan ikan secara langsung.

“Wah pokoknya seru deh pak, lihat ikan berebut makanan” kata abangnya antusias menjelaskan.

Dari obrolan singkat itu akhirnya Ahad sore baru kesampaian buat jalan-jalan sambil ngajakin anak-anak.

Area jalan ke arah Tandon Ciater Tangerang Selatan ini masih diperbaiki dan dilebarkan. Soalnya jalan sementara yang tersedia merupakan jalan perumahan. Nah di sisi sebelah kanannya sedang disiapkan jalur baru atau jalan yang memang dibuka untuk ke Tandon Ciater.

Dari beberapa media yang saya baca, luas Tandon Ciater ini sekitar 7 hektar. Luas banget kan?

Yang menjadikannya cukup unik karea ada dua bangunan yang khas dengan arsitektur Betawi. Katanya sih bangunan ini bisa disewa buat beberapa acara. Menarik kan?

Selain bisa dipakai buat jogging dan jalan-jalan sore atau pagi, Tandon Ciater juga bisa dipakai buat kemping anak-anak pramuka. Area Camping Groundnya sendiri saya lihat masih belum terlalu banyak. Ada area tanah dan ada area paving block.

Saat saya berkunjung saya masuk melalui akses masuk perumahan kemudian yang memang agak ngeri karena harus melewati jembatan sementara yang dibangun. Jembatan sementara ini dipisahkan oleh saluran parit yang cukup lebar memisahkan jalur perumahan dan jalur asli yang sedang dibangun.

Sebetulnya ada area parkir di dalam kawasan Tandon Ciater, hanya saja kapasitasnya sangat sempit untuk menampung kendaraan yang datang. Jadi dibatasi hanya bisa digunakan untuk parkir motor, sementara parkir mobil berada di area luar pagar Tandon Ciater.

Baca juga Hooq TV Bisa Jadi Amunisi Basmi Pembajakan Film di Indonesia

Akses Jalan dan Alamat Tandon Ciater

Akses jalan ke Tandon Ciater nantinya akan melewati Kantor Kementerian Agama Tangerang Selatan hingga ke Tandon Ciater. Jadi, akses jalan ke perumahan Kencana Loka sepertinya akan mulai ditutup setelah akses jalan berangsur selesai dan bisa digunakan.

Akses jalannya sendiri menghabiskan dana sekitar Rp24 miliar. Mungkin yang paling mahal adalah pembebasan tanahnya dibandingkan dengan membangun jalannya. Maklum, karena daerah tanah di BSD harganya sudah selangit.

Alamat Tandon Ciater berada di Jalan Haji Saran Buaran, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

Fasilitas Wisata di Tandon Ciater

  • Tempat Parkir
  • Musholla
  • Jogging Track
  • Camping Ground
  • Rumah Adat Betawi

Sementara ini sih gak ada tiket masuk Tandon Ciater. Pengunjung hanya dikenai tiket parkir kendaraan flat Rp3.000/unit.

Tip berkunjung ke Tandon Ciater Tangerang Selatan

  • Jangan buang sampah sembarangan terutama ke Tandon Ciater
  • Bawa air minun sendiri
  • Usahakan datang pagi atau sore karena kalau siang panas banget
  • Jika ingin olahraga disarankan datang pagi-pagi sekali pukul 6 pagi
  • Jangan meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan
  • Harga manakan ikan mulai dari Rp3000 sampai dengan Rp5000.
  • Ikan yang paling banyak berada di dekat akses jalan masuk
  • Foto di Landmark Tandon Ciater tapi tidak terlalu banyak ikan
  • Dilarang memancing di area Tandon Ciater
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Published in Traveling

2 Comments

  1. Iya bro, hibah nih dari Jakarta buat bantu spy ga banjir di Tangsel

  2. Ini jadi kayak danau sekalian buat resapan yak? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *